Cara Menghilangkan Bau Mulut Dan Kembalikan Rasa Percaya Diri

Semua orang pasti setuju jika bau mulut adalah permasalahan gigi dan mulut yang efeknya dapat menjalar ke rasa percaya diri seseorang. Bau mulut dapat mengganggu interaksi sosial Anda, terutama ketika berbicara dengan orang lain.

Bau mulut dikenal sebagai halitosis untuk istilah medisnya. Hampir semua orang pernah mengalami permasalahan ini setidaknya sekali dalam hidup. Jangan khawatir, bau mulut cenderung mudah untuk diatasi. Dengan mengikuti cara menghilangkan bau mulut di bawah ini, Anda bisa segera kembali bercakap-cakap di depan orang lain tanpa rasa khawatir.

Kenali 4 tanda bau mulut ini sebelum ditegur lawan bicara

cara menghilangkan bau mulut

Bagaimana mengetahui jika mulut Anda mengeluarkan bau tidak sedap? Salah satu tanda yang mudah dikenali adalah lawan bicara yang menarik diri ketika berbicara dengan Anda, bahkan diam-diam menutup hidung ketika percakapan berlangsung.

Namun, ada baiknya mengenali tanda-tanda bau mulut tidak sedap sebelum Anda ditegur atau mendapat respon negatif dari lawan bicara. Simak tanda-tanda napas berbau berikut ini:

  1. Mulut terasa kering.

Mulut yang dehidrasi dapat menyebabkan bau mulut. Air liur berfungsi untuk menyingkirkan bakteri-bakteri yang melakukan pembusukan sisa makanan. Jika jumlah air liur berkurang, bakteri-bakteri ini dapat menumpuk dan menyebabkan bau mulut.

  1. Rasa tidak enak di mulut

Bau mulut juga dapat dikenali dengan rasa tidak nyaman di mulut. Hal ini dikarenakan bakteri mulut memproduksi sulfida yang berkontribusi dengan munculnya bau tidak sedap.

  1. Bau pada sikat gigi dan benang gigi

Jika Anda mendapati bau busuk pada sikat gigi atau benang floss, ada kemungkinan terjadi penumpukan bakteri dan sisa makanan di sela-sela gigi. Jika bau ini tidak hilang bahkan setelah  menggosok gigi, ini tandanya Anda memiliki persoalan bau mulut.

  1. Lapisan putih pada lidah

Lapisan putih pada lidah menandakan aktifitas bakteri berlebihan serta penumpukan sel-sel mati. Hal ini yang juga menyebabkan rasa tidak nyaman di mulut. Ini adalah bukti lainnya bahwa Anda bisa saja menguarkan bau tidak sedap saat berbicara.

Penyebab bau mulut

Penyebab bau mulut adalah kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Tidak rajin menyikat gigi dapat menyebabkan penumpukan sisa makanan terutama di sela-sela gigi. Semakin lama, sisa makanan ini mengundang penumpukan bakteri yang dapat menyebabkan plak, gigi berlubang, dan bau tidak sedap.

Namun ada juga hal lain yang menyebabkan bau mulut, yaitu penyakit lambung seperti asam lambung dan maag. Muntah, infeksi sinuitis dan gangguan hati juga berefek pada kondisi bau mulut. Selain itu, pola hidup seperti merokok juga berkontribusi terhadap bau mulut yang tidak sedap.

Tiga langkah tepat mendapatkan mulut yang harum dan segar

Langkah pertama: Menggosok gigi 

Cara paling mudah untuk menangkal bau tidak sedap di mulut adalah dengan menjaga kebersihan mulut dan gusi. Anjuran dokter menyarankan untuk menggosok gigi minimal dua kali sehari, terutama setelah makan. Fokus menjaga kebersihan gigi adalah untuk menghilangkan sisa makanan, yang jika dibiarkan menumpuk akan mengundang bakteri.

Langkah kedua: Membersihkan gigi dari plak

Langkah selanjutnya adalah membersihkan gigi dari karang gigi atau plak. Plak pada gigi merupakan tempat favorit bakteri penyebab bau mulut. Namun, Plak dan karang gigi tidak bisa hilang hanya dengan menggosok gigi saja. Untuk langkah ini Anda perlu membuat janji dengan dokter gigi.

Langkah ketiga: Pengobatan inflamasi gusi

Dalam beberapa kasus, kondisi mulut yang tidak higienis dapat menyebabkan inflamasi pada gusi. Untuk mengatasi bau mulut, Anda juga harus melakukan penanganan terhadap masalah gusi. Untuk langkah ini Anda juga perlu konsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat antibiotik untuk inflamasi.

Mengatasi bau mulut yang berasal dari masalah kesehatan lain

Untuk bau mulut yang diakibatkan masalah kesehatan lain, cara mengatasinya adalah dengan melakukan penanganan penyakit tersebut. Misalnya, mengurangi gejala asam lambung dengan antisida atau meminum obat untuk mengurangi rasa mual.

Begitu juga dengan bau mulut yang diakibatkan oleh merokok. Solusinya adalah menghentikan kebiasaan ini agar Anda tidak lagi bermasalah dengan napas yang beraroma nikotin.

6 langkah mudah mengatasi bau mulut secara cepat

Jika Anda membutuhkan penanganan bau mulut yang langsung efektif, ikuti tips di bawah ini.

  1. Menggunakan pasta gigi yang mengandung cengkeh.
  2. Mengunyah permen karet mint.
  3. Menggunakan mouth freshener yang disemprot ke mulut.
  4. Sering minum air untuk mencegah mulut kering.
  5. Menghindari makanan yang memicu bau tidak sedap di mulut.
  6. Menggunakan obat kumur.

Metode di atas cocok diterapkan ketika Anda dihadapkan ke situasi dimana Anda perlu menghilangkan bau mulut secara cepat, misalnya ketika hendak mengobrol bersama pasangan. Cara-cara ini efektif untuk bau mulut yang bersifat sementara, dan akan membantu Anda menghilangkan aroma tidak sedap saat itu juga.

Obat kumur alami untuk menghilangkan bau tidak sedap

Salah satu cara menangkal bau mulut secara instan adalah dengan rajin berkumur menggunakan pencuci mulut. Namun pencuci mulut yang beredar di supermarket bisa dipastikan mengandung alkohol, yang efeknya bisa menyebabkan mulut kering yang nantinya membuat bau mulut semakin parah.

Solusinya adalah membuat pencuci mulut sendiri di rumah dengan bahan-bahan alami. Berikut beberapa resep alami yang bisa Anda aplikasilkan untuk menjaga mulut tetap segar dan harum.

Cengkeh

Cengkeh merupakan bahan alami yang sudak dikenal luas sebagai penangkal bau mulut. Cengkeh juga mengandung antiseptik yang dapat melawan bakteri di mulut. Anda bisa mengunyah cengkeh langsung, atau mencampurkan bubuk cengkeh dengan air untuk berkumur.

Baking soda

Bakteri di mulut berkembang biak secara cepat di lingkungan yang asam. Baking soda menetralkan asam di mulut sehingga aktifitas bakteri berkurang. Untuk membuat pencuci mulut, cukup campurkan air dengan baking soda. Anda bisa menambahkan minyak esensial sebagai penambah aroma.

Lemon atau jeruk

Meskipun lemon dan jeruk bersifat asam, namun aromanya dapat membuat mulut harum secara instan. Kandungan citric acid pada jeruk menstimulasi produksi air liur yang dapat menangkal bau tidak sedap.

Basil, peppermint, dan seledri

Daun-daunan hijau secara umum dapat menetralkan asam di mulut karena sifatnya yang basa. Namun basil dan peppermint lebih spesial karena aromanya yang membantu mulut menjadi harum. Anda bisa mengunyah langsung untuk merasakan khasiat yang maksimal.

Mencegah bau mulut datang kembali

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Hal ini juga berlaku untuk permasalahan bau mulut. Setelah berhasil menyingkirkan bau mulut, selanjutnya adalah mencegah agar kondisi ini tidak datang kembali. Bagaimana caranya?

Karena kunci napas segar adalah mulut yang higienis, rajin menggosok gigi merupakan sesuatu yang harus diterapkan sehari-hari. Sebagai tambahan, Anda juga dapat menggunakan benang gigi, obat kumur antiseptik, dan pembersih lidah.

Selanjutnya adalah menjaga kesehatan lambung untuk mencegah bau mulut yang disebabkan oleh asam lambung dan gangguan pencernaan lainnya. Terakhir, kurangi kebiasaan buruk seperti konsumsi alkohol, soda, dan merokok. Perbanyak makan sayuran hijau karena tipe makanan ini dapat membantu menetralkan asam di mulut dan membersihkan gigi.

Bau mulut memang bukan masalah medis yang akut. Namun rasa malu karena bau mulut bukanlah hal yang ingin dialami banyak orang. Dengan berbagai tips di atas, kembalikan rasa percaya diri Anda dan  raih rasa tenang di pikiran bahwa Anda tidak akan merusak mood percakapan karena bau mulut yang mengganggu.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like