Inilah Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Efektif

Sebagian orang tidak terlalu memusingkan adanya bekas luka di tubuh. Di sisi lain, ada juga yang merasa kurang percaya diri dengan bekas luka mereka. Bekas luka memang bukan masalah medis yang serius, namun jika Anda terganggu dengan keberadaanya, boleh-boleh saja mencari tahu cara menghilangkan bekas luka.

Dengan informasi pada artikel ini, ketahui berbagai cara menghilangkan bekas luka yang bisa Anda lakukan. Tak perlu lagi minder karena kulit yang tidak mulus, cara-cara berikut bisa diterapkan dengan mudah dan cepat. Selain itu, disini akan dijabarkan mengenai macam-macam bekas luka dan perawatan yang sesuai.

Identifikasi bekas luka sebelum melakukan perawatan

cara menghilangkan bekas luka

Kenali macam-macam bekas luka sebelum memilih tipe penanganan yang sesuai. Setiap bekas luka memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga untuk menghilangkan luka tersebut, tipe perawatan yang dibutuhkan juga akan berbeda.

Berikut ini macam-macam bekas luka yang bisa dibedakan dari penampilannya:

Bekas luka atrofik

Bekas luka atrofik merupakan bekas luka mencekung, atau permukaan luka lebih rendah atau rata dari sekelilingnya. Contoh luka ini antara lain luka bekas cacar dan luka bekas jerawat.

Bekas luka kontraktur

Bekas luka ini berdampak pada permukaan kulit yang luas. Contoh bekas luka kontraktur adalah luka bakar, dimana kulit kehilangan elastisitasnya, serta terasa ketat dan kasar.

Bekas luka hipertrofi

Bekas luka hipertrofi ditandai dengan area yang menggelap disekitar luka serta permukaan bekas luka yang sedikit naik dari kulit normal sekelilingnya. Bekas luka hipertrofi misalnya luka setelah terjatuh, luka benda tajam, serta luka akibat jerawat.

Bekas luka keloid

Keloid adalah tipe bekas luka yang terangkat dari kulit normal sekelilingnya. Karakteristik keloid yaitu tebal, halus dan empuk ketika ditekan. Sama seperti jenis luka lainnya, keloid juga berwarna lebih gelap dari warna kulit normal.

Dua hal yang perlu diperhatikan sebelum merawat bekas luka

Sebelum mulai melakukan perawatan untuk menghilangkan bekas luka, pastikan luka benar-benar telah mengering. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi, yang nantinya malah membuat luka semakin parah dan bukannya hilang.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah, luka membutuhkan waktu untuk sembuh. Jarak waktunya bisa dalam kurun harian hingga tahunan, bergantung dengan seberapa parah luka tersebut. Jadi, buat ekspektasi yang wajar ketika Anda berencana menghilangkan bekas luka di tubuh.

5 Langkah sederhana untuk menghilangkan bekas luka

  1. Memijat daerah luka

Rajin memijat daerah sekitar luka bertujuan untuk melancarkan peredaran darah di area tersebut, sehingga mempercepat proses penyembuhan alami tubuh. Memijat membantu membongkar luka dan menggantinya dengan sel-sel baru yang sehat. Saat memijat, lakukan dengan lembut dan jangan terlalu kasar.

  1. Melembabkan kulit

Bekas luka akan lebih cepat sembuh pada kondisi yang lembab. Oleh karena itu, jaga agar kulit tidak dehidrasi atau kekurangan cairan. Ada dua cara untuk menjaga kulit tetap lembab, dari luar dan dari dalam.

Dari dalam, Anda hanya perlu minum air banyak-banyak. Sesuai rekomendasi, minum air putih minimal 8 gelas sehari. Sedangkan untuk perawatan dari luar, Anda bisa mengoleskan pelembab di area bekas luka. Anda bisa memilih produk pelembab di pasaran atau dengan bahan-bahan alami seperti madu.

  1. Mengelupas sel-sel kulit mati dengan exfoliant

Langkah selanjutnya agar bekas luka hilang adalah dengan mengelupas sel-sel kulit mati yang menumpuk. Seperti pelembab, Anda bisa memilih exfoliant alami atau buatan. Untuk exfoliant alami, contohnya adalah baking soda dan lemon. Jika Anda memilik produk kimia, cari produk-produk yang mengandung alpha hidroxy acid (AHA) atay beta hydroxy acid (BHA).

  1. Memicu pembentukan kolagen

Kolagen adalah salah satu komponen kulit yang berperan agar menjaga kulit tetap kenyal dan sehat. Semakin banyak kolagen di kulit, semakin cepat bekas luka tersamarkan. Salah satu zat yang dapat merangsang pembentukan kolagen yaitu retinoid, suatu jenis derivasi vitamin A. Retinoid diaplikasikan dalam bentuk obat oles. Produk yang mengandung retinoid juga mudah ditemui di pasaran. Pastikan membaca aturan pakai untuk mencegah efek samping yang bisa saja terjadi.

  1. Menyamarkan kulit gelap akibat luka

Bertambahnya aktivitas melanin merupakan salah satu respon tubuh ketika kulit terluka. Maka tidak heran jika kulit akan menggelap bahkan ketika luka sudah mengering.

Untuk menyamarkan kulit gelap, produk yang bisa dipakai adalah produk yang mengandung zat pencerah kulit, misalnya vitamin C, niacinamide, dan hidroquinoin.

Bekas luka, apakah perlu melakukan perawatan ke dokter?

Ada beberapa jenis bekas luka yang memang susah disamarkan dengan krim biasa. Untuk kasus ini, Anda bisa mempertimbangkan perawatan di dokter kulit. Namun perlu dicatat bahwa Anda akan mengeluarkan biaya lebih untuk solusi menghilangkan bekas luka ini.

Perawatan klinis juga menjadi opsi bagi yang tidak sabar untuk segera menghilangkan bekas luka. Salah satu keuntungan perawatan klinis adalah hasilnya yang lebih cepat. Macam-macam perawatan yang bisa dilakukan di dermatologis antara lain:

  1. Terapi laser. Yaitu terapi menggunakan pencahayaan khusus untuk menghancurkan jaringan kulit yang terluka.
  2. Suntikan kortikosteroid. Terapi suntik bekerja dengan mengecilkan ukuran bekas luka.
  3. Bedah Cyrosurgery. Cara kerja bedah ini adalah dengan membekukan jaringan kulit yang terluka untuk mengeliminasinya dari tubuh.
  4. Bedah kosmetik. Bedah kosmetik biasanya dianjurkan untuk bekas luka yang parah, misalnya bekas luka bakar. Metode ini biasanya adalah opsi terakhir yang dianjurkan dokter.
  5. Skin needling. Metode ini dilakukan dengan memberikan luka-luka kecil di kulit untuk memicu regenerasi sel-sel kulit. Skin needling adalah metode yang sering direkomendasikan untuk bekas luka tipe atrofik.

Untuk mengetahui mana penanganan yang paling tepat sesuai kondisi Anda, konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli kulit. Apalagi karena biaya yang dikeluarkan tidak kecil, jadi pastikan Anda akan mendapatkan perawatan yang paling tepat.

Melawan hiperpigmentasi bekas luka dengan 6 bahan-bahan yang terbukti ampuh

Semua tipe bekas luka memiliki satu karakteristik umum, yaitu kecenderungannya untuk menggelap. Baik di area luka maupun di area sekitar bekas luka. Untuk itu, ketika Anda berencana

Penggelapan kulit atau hiperpigmentasi dapat disamarkan dengan melakukan menggunakan bahan-bahan berikut:

  1. Hydroquinoine

Merupakan zat pencerah kulit yang sudah digunakan sejak puluhan tahun lalu. Krim hydroquinoine dengan konsentrasi di atas 2% membutuhkan resep dari dokter untuk mendapatkannya. Namun bagi Anda yang berkulit sensitif, hydroquinone bukan pilihan yang tepat karena bisa semakin memperparah hiperpigmentasi.

  1. Azelaic acid

Azelaic acid adalah zat pencerah kulit alami yang dibuat dari gandum. Senyawa ini sama efektifnya dengan hydroquinoine, selain juga lebih aman. Konsentrasi yang dibutuhkan untuk hasil maksimal adalah 20%.

  1. Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu zat pencerah kulit yang paling umum digunakan di banyak produk perawatan kulit. Cara kerjanya adalah dengan menghambat pembentukan melanin dan mencegah inflamasi.

  1. Kojic Acid

Merupakan zat pencerah kulit yang lebih lembut dibanding hydroquinoine. Oleh karena itu, Kojic acid cocok bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Kojic acid merupakan hasil sampingan dari fermentasi beras.

  1. Arbutin

Arbutin merupakan alternatif dari hydroquinoine yang lebih natural dan aman. Selain itu, arbutin juga sama efektifnya dengan hydroquinoine dalam mencerahkan kulit. Arbutin diekstraksi dari sejenis buah-buahan beri bernama bearberry.

  1. Tabir surya

Tabir surya tidak secara langsung berkhasiat mencerahkan kulit. Namun fungsinya adalah untuk mencegah bekas luka agar tidak semakin menggelap. Tabir surya bekerja dengan cara melindungi kulit dari paparan sinar UV.

Contoh pelembab kulit alami untuk bekas luka yang mudah ditemukan

Sebagaimana telah disebutkan diatas, pelembab memiliki peran penting dalam menghilangkan bekas luka. Namun mungkin sebagian orang enggan menggunakan produk pelembab kimia. Untungnya, banyak alternatif pelembab alami yang bisa Anda pilih. Cara mendapatkannya juga sangat mudah karena bahan-bahan berikut merupakan bahan-bahan yang umum ditemui di dekat Anda, yaitu:

  • Madu
  • Lidah buaya
  • Minyak kelapa
  • Minyak zaitun
  • Susu
  • Alpukat
  • Minyak argan
  • Minyak jarak
  • Lemak kakao
  • Shea butter

Cara mengaplikasikan pelembab alami diatas adalah  mengoleskannya ke bekas luka selama beberapa menit sebelum dibilas. Lakukan secara rutin hingga Anda melihat ada perubahan yang signifikan pada bekas luka.

Inspirasi resep masker alami untuk bekas luka

Anda bisa juga mengombinasikan beberapa bahan alami dengan khasiat berbeda menjadi satu ramuan alami berbentuk masker yang ampuh dan kaya manfaat.

Berikut ini dua resep ramuan masker alami untuk bekas luka yang bisa Anda coba di rumah:

Masker baking soda, madu, dan lemon

Cara membuat:

Campurkan 2 sdm baking soda dengan 1 sdm madu dan 1 sdm air perasan lemon. Oleskan ke bekas luka dan diamkan selama 15 menit. Kemudian, bilas dengan air hangat sembari menggosok masker pelan-pelan ke permukaan kulit.

Khasiat:

Baking soda membantu pengelupasan sel kulit mati pada bekas luka sementara madu berkhasiat menjaga kelembaban kulit dan meredakan inflamasi. Sementara itu, lemon berfungsi untuk meratakan tekstur dan warna kulit.

Masker susu dengan lemon dan putih telur

Cara membuat:

Campurkan setengah cangkir susu dengan 1 sdm air perasan lemon. Masukkan putih telur yang diambil dari 2 butir telur. Aduk dan aplikasikan ke bekas luka. Setelah 15 menit, bilas dengan air hangat.

Khasiat:

Susu adalah pelembab alami yang juga mengandung asam laktat, zat yang dapat membantu meremajakan kulit. Lemon dengan kadungan vitamin C berperan mencerahkan kulit sementara putih telur membantu meremajakan dan menjaga kulit agar tetap kenyal.

***

Demikian informasi lengkap cara menghilangkan bekas luka yang bisa Anda coba. Keputusan akhir tetap berada di tangan Anda, apakah Anda memutuskan menggunakan metode alami, atau perawatan di klinik.

Semoga informasi ini bermanfaat dalam membantu mengatasi masalah bekas luka Anda. Jangan segan segan untuk menggunakan kolom komentar di bawah jika Anda memiliki pertanyaan dan masukan.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like