Inilah Cara Mengobati Asam Urat Dengan Tips Sederhana Tanpa Obat-obatan

Bagi Anda yang sudah berumur, asam urat mungkin menjadi salah satu masalah kesehatan. Asam urat memang cenderung menyerang Anda yang mulai memasuki masa emas, meski sebenarnya penyakit ini bisa saja menyerang penderita berusia muda.

Asam urat merupakan salah satu bentuk radang sendi yang diakibatkan oleh meningkatnya jumlah uric acid (asam urat) dalam tubuh. Apa saja gejala asam urat dan bagaimana cara mengatasinya? Baca terus untuk cara mengobati asam urat yang lengkap dan mudah dipraktekkan berikut:

Kenali penyebab asam urat

Normalnya, produksi asam urat akan disalurkan ke ginjal untuk dibuang melalui urin. Namun tubuh akan cenderung memproduksi asam urat secara berlebihan pada kondisi-kondisi tertentu. Kondisi ini terutama disebabkan oleh diet. Namun kelebihan asam urat bisa juga diakibatkan oleh berat badan yang berlebihan, faktor usia, dan jenis kelamin. Asam urat lebih umum terjadi pada pria.

Asam urat sendiri diproduksi oleh senyawa alami tubuh bernama purin. Purin juga didapatkan dari makanan terutama daging dan seafood. Ketika menerima asupan purin yang berlebihan, tubuh akan memproduksi asam urat lebih banyak dari kadar normal.

Akibatnya, ginjal akan kewalahan dalam membuang asam urat melalui urin. Kristal-kristal asam urat akan menumpuk pada persendian dan menyebabkan penyakit asam urat, yang ditandai dengan rasa ngilu di sekitar area penumpukan.

Gejala yang perlu diperhatikan untuk mendeteksi asam urat

cara mengobati asam urat

Karena asam urat merupakan hasil peradangan atau inflamasi, maka gejala yang paling mudah dikenali adalah rasa nyeri. Rasa nyeri ini  paling sering terjadi di persendian jempol kaki. Namun tidak menutup kemungkinan asam urat juga menyerang sendi-sendi lainnya.

Berikut ini gejala-gejala asam urat:

  1. Nyeri pada sendi. Selain jempol kaki, nyeri juga muncul di lutut, siku, pergelangan tangan, dan tumit.
  2. Rasa tidak nyaman pada persendian. Sensasi tidak nyaman biasanya muncul setelah nyeri mereda.
  3. Sendi memerah dan membengkak.
  4. Ruang gerak sendi yang terbatas dan tidak sefleksibel biasanya.

Mengatasi asam urat dengan mengurangi konsumsi 5 makanan ini

Mengatasi asam urat dini dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi makanan tertentu. Anda tidak perlu melakukan diet khusus, namun cukup berpuasa dari makanan-makanan berikut yang merupakan pantangan asam urat.

Daging merah

Daging merah yang berasal dari sapi atau kambing merupakan salah satu penyebab meningkatnya kadar asam urat pada tubuh. Selain untuk mengurangi gejala asam urat, memotong daging merah dari diet juga memiliki manfaat lainnya untuk kesehatan, seperti menurunkah darah tinggi dan menjaga berat badan agar tetap stabil.

Jeroan

Jeroan adalah bagian organ dalam binatang yang sering diolah menjadi masakan sedap. Namun, selain tinggi kolesterol, jeroan juga memberikan efek buruk bagi penderita asam urat karena kadar purin jeroan yang tinggi.

Ayam

Daging ayam memiliki kadar senyawa purin yang tinggi. Untuk penderita Asam urat, hal ini menjadikan daging ayam sebagai salah satu pantangan. Untuk sumber protein sehari-hari, konsumsi tahu dan tempe sebagai gantinya.

Beberapa jenis Seafood

Makanan hasil laut memang penuh gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, namun di sisi lain, seafood juga memiliki kadar purin yang tinggi. Seafood yang harus dihindari antara lain ikan tuna, ikan sarden, ikan teri, dan kerang-kerangan. Beberapa jenis seafood masih terbilang aman untuk dikonsumsi, misalnya lobster dan kepiting.

Minuman manis dan minuman bersoda

Sebuah studi menunjukkan bahwa minuman manis seperti jus buah kemasan dan minuman bersoda dapat meningkatkan risiko asam urat sebanyak 85%. Jenis pemanis yang perlu dihindari terutama adalah pemanis buatan dari sirup fruktosa.

5 tips mencegah asam urat kambuh kembali

Mengobati asam urat tidak hanya dengan menghindari makanan tertentu sebagaimana disebutkan pada poin sebelumnya. Ada juga beberapa aspek dalam pola hidup sehari-hari yang dapat dilakukan untuk mengatasi asam urat. Simak tips berikut untuk mencegah asam urat kambuh kembali.

  1. Menurunkan berat badan.

Risiko menderita asam urat akan bertambah jika seseorang memiliki berat badan berlebihan. Oleh karena itu, menjaga berat badan agar tetap di angka ideal sangat penting dalam mengobati asam urat. Menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan diet dan berolahraga.

  1. Konsumsi produk susu rendah lemak

Susu menggantikan peran daging dan ikan sebagai sumber protein bagi penderita asam urat. Selain itu, susu juga berperan dalam menurunkan kadar asam urat dan meredakan gejala asam urat.

  1. Minum air putih

Minum air putih membantu ginjal membuang kelebihan asam urat secara lebih cepat. Sesuai yang dianjurkan, minum air putih minimal 8 gelas perhari. Anda bisa menambahkan air perasan lemon karena kandungan asam sitrat pada lemon juga berkhasiat menurunkan kadar asam urat.

  1. Kurangi konsumsi alkohol

Sebuah studi menyimpulkan bahwa ada kaitan asam urat dengan konsumsi beberapa jenis minuman beralkohol. Salah satunya adalah minuman jenis bir yang mampu meningkatkan risiko asam urat pada pria.

  1. Mengurangi stres

Ketika stres, tubuh akan lebih rentan dengan inflamasi. Inflamasi dapat memicu peradangan oleh asam urat. Olahraga merupakan salah satu cara tepat untuk mengatasi stres, disamping juga membantu menurunkan risiko asam urat karena berat badan berlebihan.

Pertolongan pertama asam urat ketika nyeri menyerang

Ketika asam urat kambuh, penderita biasanya akan merasakan nyeri yang luar biasa. Nyeri ini bisa disertai dengan persendian yang membengkak dan memerah. Untuk pertolongan pertama asam urat, lakukan hal-hal berikut:

  1. Mengompres dengan es

Kompres area yang nyeri menggunakan es batu. Tujuannya adalah untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa nyeri.

  1. Minum banyak air

Air dapat membantu asam urat untuk keluar melalui ginjal dan urin. Efeknya tidak instan, namun dapat membantu meredakan asam urat dalam beberapa hari.

  1. Jangan panik.

Stres dapat memperparah gejala asam urat. Usahakan untuk tetap tenang ketika Anda mengalami serangan asam urat. Dengan begitu, nyeri asam urat bisa mereda dengan lebih cepat.

  1. Istirahat dan meminta bantuan.

Jika asam urat membuat Anda kesulitan untuk melakukan kegiatan sehari-hari, minta keluarga dan teman untuk membantu Anda. Usahakan untuk beristirahat dan tidak melakukan aktivitas berat.

Contoh kasus asam urat yang biasa terjadi

Elderly woman suffering knee pain

Nyeri asam urat biasanya muncul di malam hari dan semakin memburuk dalam 8-12 jam setelahnya. Rasa nyeri biasanya akan hilang setelah beberapa hari, namun ada juga yang bertahan sampai 10 hari setelah serangan terjadi. Setelah mengalami serangan asam urat yang pertama, penderita biasanya tidak akan mengalami serangan lagi dalam kurun satu tahun. Namun ada juga yang kambuh dalam kurun waktu satu tahun tersebut.

Setelah nyeri mereda, lakukan perubahan pola makan dan aplikasikan tips-tips mengatasi asam urat kambuh sebagaimana yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Perubahan pola hidup dan diet memberikan pengaruh besar untuk meminimalisir serangan. Jika dilakukan dengan disiplin, tidak menutup kemungkinan asam urat akan lenyap dan tidak pernah kambuh kembali.

Kapan harus menghubungi dokter

Buat janji dengan dokter ketika Anda mengalami serangan asam urat mendadak dengan nyeri luar biasa dan tidak lenyap setelah beberapa hari atau bahkan semakin parah. Anda juga perlu menghubungi dokter jika pembengkakan pada sendi semakin memburuk dan disertai inflamasi.

Segera pergi ke dokter ketika Anda mengalami serangan asam urat yang disertai demam. Hal ini disebabkan oleh infeksi dan akan berbahaya jika tidak segera ditangani.

***

Bisa disimpulkan bahwa asam urat adalah penyakit yang muncul dan diperparah oleh gaya hidup yang kurang sehat. Memang benar Anda tidak bisa mencegah bertambahnya usia, namun hal lainnya, misalnya berat badan dan konsumsi makanan, adalah faktor-faktor yang bisa dikontrol.

Oleh karena itu, perangi risiko asam urat hanya dengan melakukan perubahan-perubahan tertentu dalam hidup. Tips-tips di atas juga dapat meningkatkan aspek-aspek kesehatan Anda lainnya. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat. Jangan lupa bagikan dengan teman-teman di sosial media agar semakin banyak yang terbantu oleh artikel ini.

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like